Open API
Support Mertani
Frequently Asked Questions
Find answers to common questions about Mertani dashboard app.1. Istilah & Definisi
Istilah teknis yang sering muncul di dokumentasi Mertani dijelaskan di bawah ini dalam bahasa sederhana.Apa itu IoT?
Apa itu IoT?
Apa bedanya Device, Sensor, dan Data Logger?
Apa bedanya Device, Sensor, dan Data Logger?
- Device (perangkat) adalah unit utama yang terpasang di lapangan. Device bisa berupa stasiun cuaca, pencatat hujan, atau pencatat ketinggian air. Satu device memiliki satu atau lebih sensor.
- Sensor adalah komponen di dalam device yang membaca nilai spesifik, misalnya suhu, curah hujan, atau tinggi muka air. Satu device bisa memiliki banyak sensor sekaligus.
- Data Logger adalah modul pengirim data yang ada di dalam device. Data logger mengumpulkan pembacaan dari semua sensor lalu mengirimkannya ke server Mertani melalui jaringan (GSM, LoRa, atau internet).
Apa itu Role?
Apa itu Role?
Apa itu Permission?
Apa itu Permission?
Apa itu Raw Data?
Apa itu Raw Data?
Apa itu Synthetic Data (Sintetik Data)?
Apa itu Synthetic Data (Sintetik Data)?
Apa itu Kalibrasi (Calibration)?
Apa itu Kalibrasi (Calibration)?
Apa itu Dataset?
Apa itu Dataset?
Apa itu Virtual Sensor (Sensor Turunan)?
Apa itu Virtual Sensor (Sensor Turunan)?
Apa itu Tag Device?
Apa itu Tag Device?
Site-A), fungsi (Suhu), atau proyek tertentu. Satu device bisa memiliki lebih dari satu tag, dan satu tag bisa digunakan untuk banyak device.Apa itu Threshold dan Warning Detection?
Apa itu Threshold dan Warning Detection?
Apa itu On-Premise dan SaaS?
Apa itu On-Premise dan SaaS?
- On-Premise adalah model layanan di mana server dan database Mertani ditempatkan di infrastruktur milik instansi Anda sendiri. Untuk login, diperlukan key khusus yang diberikan oleh tim Mertani.
- SaaS (Software as a Service) adalah model layanan berbasis cloud di mana seluruh infrastruktur server dikelola oleh Mertani. Login dilakukan langsung tanpa key.
Apa itu REST API dan Webhook?
Apa itu REST API dan Webhook?
- REST API adalah metode akses data di mana aplikasi Anda secara aktif meminta data dari server Mertani (pull-based). Cocok untuk dashboard, analisis data historis, dan kebutuhan di mana Anda ingin mengontrol kapan data diambil.
- Webhook adalah metode akses data di mana server Mertani secara otomatis mengirim data ke server Anda setiap kali ada data baru (push-based). Cocok untuk sistem notifikasi real-time dan integrasi event-driven.
Apa itu Realtime dan Live Stream di dashboard?
Apa itu Realtime dan Live Stream di dashboard?
- Realtime memperbarui grafik dan tabel secara otomatis setiap kali device mengirim data baru sesuai interval pengirimannya (misalnya setiap 10 menit). Data disimpan di database dan bisa diakses sebagai historis.
- Live Stream menampilkan data sensor dengan pembaruan setiap 1-5 detik, jauh lebih cepat dari interval normal. Data pada Live Stream tidak disimpan ke database, hanya ditampilkan langsung untuk kebutuhan observasi intensif seperti pengujian sensor.
Apa itu Grouping?
Apa itu Grouping?
Apa itu Slug pada Dataset?
Apa itu Slug pada Dataset?
DATASET() di rumus kalibrasi. Misalnya, DATASET("penampang_basah", x, "area") menggunakan slug penampang_basah. Slug harus unik per device dan menggunakan format yang konsisten.Apa itu Rating Curve?
Apa itu Rating Curve?
Apa itu ISPU dan AQI?
Apa itu ISPU dan AQI?
- ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) adalah indeks yang digunakan di Indonesia untuk mengukur kualitas udara berdasarkan konsentrasi polutan seperti PM2.5, PM10, CO, SO2, dan NO2.
- AQI (Air Quality Index) adalah indeks serupa yang digunakan secara internasional. Keduanya digunakan sebagai acuan dalam pengaturan level status pada device AQMS di Mertani.
2. API - Spesifikasi Teknis
Autentikasi & Keamanan
Metode autentikasi apa yang didukung?
Metode autentikasi apa yang didukung?
- Header:
Authorization: Basic base64(api_key:secret_key) api_keysebagai username,secret_keysebagai password- Lebih aman, cocok untuk backend/server
- API key ditempatkan langsung di URL path
- Tidak perlu header Authorization
- Contoh:
GET /{api-key}/devices
- Gunakan HTTPS di semua request
- Jangan expose API key di frontend
- Simpan credential di environment variables
Kapan harus menggunakan Basic Auth vs Public Access?
Kapan harus menggunakan Basic Auth vs Public Access?
- Basic Auth: Gunakan untuk integrasi production yang membutuhkan keamanan tinggi
- Public Access: Gunakan untuk testing, development, atau sistem yang tidak mendukung header Authorization
Apa yang harus dilakukan jika kredensial bocor atau tidak aman?
Apa yang harus dilakukan jika kredensial bocor atau tidak aman?
- API key tersimpan di frontend
- Repository tidak diamankan
- Segera rotasi API key
- Pindahkan kredensial ke server-side
- Gunakan secret manager jika tersedia
Error 403 Forbidden
Error 403 Forbidden
- API key tidak memiliki akses ke resource
- API key telah dicabut
- Periksa permission API key
- Hubungi pihak Mertani jika diperlukan
Bagaimana cara mendapatkan API credentials?
Bagaimana cara mendapatkan API credentials?
- Nama instansi
- Alamat email resmi
- Kebutuhan akses (endpoint spesifik yang dibutuhkan)
- Metode autentikasi yang diinginkan (Basic Auth atau Public Access)
Endpoint & Format Data
Endpoint API apa saja yang tersedia?
Endpoint API apa saja yang tersedia?
GET /devices-> Daftar semua deviceGET /devices/{device_id}/data-> Data sensor per device
GET /{api-key}/devices-> Daftar device (publik)GET /{api-key}/devices/{device_id}/data-> Data sensor (publik)
POST /webhook/sensor-data-> Menerima data dari device
Format data apa yang didukung?
Format data apa yang didukung?
- Header: JSON / HTTP standard
- Authentication: Basic Auth atau Public Access
- Format utama: JSON
- Encoding: UTF-8
- Timestamp: ISO 8601 / Unix timestamp (tergantung endpoint)
Apakah API ini bersifat real-time?
Apakah API ini bersifat real-time?
- Interval umum: 1 jam sekali
- API hanya menyajikan data yang sudah tersimpan di database
- Gunakan Webhook API (push-based)
- Atau lakukan polling dengan interval yang disesuaikan
Apakah saya bisa mengakses perangkat secara langsung?
Apakah saya bisa mengakses perangkat secara langsung?
- Client tidak pernah berkomunikasi langsung dengan device
- Semua akses harus melalui API
- Data diambil dari database, bukan dari perangkat secara live
Bagaimana konsistensi data dijamin?
Bagaimana konsistensi data dijamin?
- Validasi device
- Validasi format data
- Normalisasi
- Penyimpanan ke database
timestamp dari device sebagai referensi utama.Catatan:- Delay dapat terjadi jika jaringan tidak stabil
- Data duplikat bisa terjadi jika device melakukan retry
Rate Limit & Best Practice
Bagaimana rate limit dihitung?
Bagaimana rate limit dihitung?
- Request berulang dalam waktu singkat dapat dibatasi
- Polling berlebihan dapat menyebabkan throttling
- Beban tinggi dari satu API key dapat memicu pembatasan sementara
- Gunakan interval request sesuai interval device (misalnya 1 jam)
- Hindari polling setiap detik
- Gunakan caching di sisi client
Kapan sebaiknya menggunakan REST API vs Webhook?
Kapan sebaiknya menggunakan REST API vs Webhook?
Apa yang terjadi jika request gagal?
Apa yang terjadi jika request gagal?
- Implementasikan retry mechanism
- Logging error response
- Validasi request sebelum dikirim
Webhook API
Bagaimana cara kerja Webhook API?
Bagaimana cara kerja Webhook API?
- Endpoint URL server tujuan yang bisa menerima HTTP POST request
- Pastikan endpoint selalu aktif dan mengembalikan response
200 OK - Implementasikan mekanisme deduplikasi karena retry bisa mengirim data yang sama lebih dari sekali
Apa bedanya REST API dan Webhook?
Apa bedanya REST API dan Webhook?
Bagaimana cara memantau status pengiriman Webhook?
Bagaimana cara memantau status pengiriman Webhook?
3. API - Troubleshooting
Data Tidak Muncul atau Terlambat
Data tidak muncul di API
Data tidak muncul di API
- Perangkat belum mengirim data
- Interval pengiriman belum tercapai
- Periksa status device
- Tunggu hingga siklus pengiriman berikutnya
Data terlambat muncul
Data terlambat muncul
- Jaringan perangkat tidak stabil
- Delay pada proses ingestion
- Periksa konektivitas device
- Validasi timestamp data
API tidak mengembalikan data terbaru (REST)
API tidak mengembalikan data terbaru (REST)
- Polling terlalu cepat sebelum data tersedia
- Parameter waktu tidak sesuai
- Cache pada client
- Sesuaikan interval polling dengan device
- Gunakan filter timestamp terbaru
- Disable cache jika diperlukan
Request berhasil tapi data kosong
Request berhasil tapi data kosong
- API key tidak memiliki akses ke data tertentu
- Parameter request tidak sesuai
- Validasi endpoint dan parameter
- Periksa scope akses API key
Data tidak konsisten
Data tidak konsisten
- Sensor error atau tidak terkalibrasi
- Data duplikat atau missing
- Lakukan kalibrasi sensor
- Validasi data di level aplikasi
Masalah Webhook
Data tidak masuk ke sistem external (Webhook)
Data tidak masuk ke sistem external (Webhook)
- Endpoint tidak dapat diakses (down / timeout)
- URL webhook salah
- Periksa endpoint server Anda
- Validasi URL dan pastikan response status mengembalikan
200 OK
Webhook mengirim data duplikat
Webhook mengirim data duplikat
- Retry dari server karena response gagal
- Tidak ada deduplication di client
- Implementasikan idempotency di sisi client
- Simpan unique identifier data
Server client overload karena webhook
Server client overload karena webhook
- Volume data tinggi
- Endpoint tidak scalable
- Gunakan queue system (Kafka, RabbitMQ, dll.)
- Tambahkan rate limiting atau buffering
4. App Dashboard - Manajemen Pengguna
Undangan & Login
Undangan tidak diterima
Undangan tidak diterima
- Email salah atau tidak aktif
- Email masuk ke folder spam
- Periksa kembali alamat email
- Minta pengguna cek folder spam atau promotion
- Kirim ulang undangan jika tersedia
User tidak bisa login setelah invite
User tidak bisa login setelah invite
- Proses aktivasi belum selesai
- Password belum diterima melalui email
- Pastikan pengguna telah membuka link undangan
- Minta pengguna terima undangan
User tidak muncul di daftar pengguna
User tidak muncul di daftar pengguna
- Invite belum diproses sepenuhnya
- Halaman belum diperbarui
- Refresh halaman
- Periksa kembali status undangan
Edit & Akses Pengguna
Tidak bisa mengedit pengguna
Tidak bisa mengedit pengguna
- Tidak memiliki permission yang cukup
- Akun dibatasi oleh sistem
- Gunakan akun dengan akses lebih tinggi
- Periksa kebijakan sistem terkait akses edit
Nomor HP tidak valid saat edit profil
Nomor HP tidak valid saat edit profil
- Format nomor tidak sesuai
- Mengandung karakter yang tidak diperbolehkan
- Gunakan format nomor yang benar (angka saja, sesuai standar sistem)
- Hindari spasi atau simbol tambahan
Perubahan tidak tersimpan atau tidak terlihat
Perubahan tidak tersimpan atau tidak terlihat
- Form belum diisi dengan benar / validasi sistem gagal
- Cache browser belum diperbarui
- Pastikan semua field wajib sudah diisi dan format data benar
- Refresh halaman atau logout dan login kembali
User tidak melihat device apapun
User tidak melihat device apapun
- Tidak ada device yang dipilih saat konfigurasi
- Edit kembali akses device
- Pastikan minimal satu device dipilih
Device tidak muncul di daftar pilihan
Device tidak muncul di daftar pilihan
- Device belum terdaftar dalam sistem
- Device berada di instansi berbeda
- Pastikan device sudah dibuat dan aktif
- Periksa kembali scope instansi
User masih bisa akses device yang seharusnya dibatasi
User masih bisa akses device yang seharusnya dibatasi
- Pembatasan belum tersimpan dengan benar
- Ada konflik dengan konfigurasi lain
- Ulangi proses dan pastikan klik simpan
- Validasi kembali konfigurasi akses user
5. App Dashboard - Manajemen Role
Membuat & Mengedit Role
Gagal membuat role
Gagal membuat role
- Nama role duplikat
- Input tidak valid atau koneksi bermasalah
- Pastikan nama role tidak duplikat
- Periksa koneksi dan validasi input
Tidak bisa mengubah nama role
Tidak bisa mengubah nama role
- Role merupakan role default atau dilindungi sistem
- Tidak memiliki permission yang cukup
- Gunakan akun dengan akses lebih tinggi
- Periksa apakah role termasuk protected role
Nama role tidak bisa disimpan
Nama role tidak bisa disimpan
- Nama role sudah digunakan (duplikat)
- Input kosong atau mengandung karakter yang tidak diperbolehkan
- Gunakan nama yang unik
- Pastikan format nama sesuai aturan sistem
User bingung dengan perubahan nama role
User bingung dengan perubahan nama role
- Tidak ada komunikasi perubahan ke pengguna
- Informasikan perubahan kepada pengguna terkait
- Gunakan nama yang lebih deskriptif dan familiar
Assign Role & Permission
Role salah setelah user login
Role salah setelah user login
- Salah memilih role saat invite
- Perubahan belum tersimpan
- Gunakan fitur Assign Role untuk memperbaiki
- Pastikan konfigurasi role benar saat invite
Role tidak muncul saat assign user
Role tidak muncul saat assign user
- Pastikan role sudah berhasil disimpan
- Refresh halaman atau reload sistem
Tidak bisa mengubah role user
Tidak bisa mengubah role user
- Periksa apakah Anda memiliki permission yang cukup
- Pastikan role tujuan tidak dibatasi oleh sistem
User tidak bisa mengakses fitur tertentu
User tidak bisa mengakses fitur tertentu
- Permission belum diberikan pada role
- Role yang digunakan tidak sesuai
- Periksa dan tambahkan permission yang diperlukan
- Validasi role pengguna
Role tidak memiliki akses meski sudah dikonfigurasi
Role tidak memiliki akses meski sudah dikonfigurasi
- Pastikan permission sudah dikonfigurasi dan tersimpan
- Periksa apakah ada override dari konfigurasi lain
Aksi ditolak meskipun tombol tersedia
Aksi ditolak meskipun tombol tersedia
- Periksa konfigurasi permission di sistem
- Pastikan aksi yang dipilih sudah diaktifkan
Perubahan permission tidak terlihat setelah disimpan
Perubahan permission tidak terlihat setelah disimpan
- Cache browser belum diperbarui
- Sinkronisasi session belum terjadi
- Refresh halaman
- Logout dan login kembali
Semua user dalam role terkena dampak perubahan permission
Semua user dalam role terkena dampak perubahan permission
- Buat role baru jika membutuhkan variasi akses
- Hindari perubahan langsung pada role yang digunakan banyak user
Menghapus Role
Tidak bisa menghapus role
Tidak bisa menghapus role
- Role masih digunakan oleh satu atau lebih pengguna
- Role termasuk role default sistem
- Pindahkan semua pengguna ke role lain melalui fitur Assign Role
- Pastikan role bukan bagian dari role bawaan sistem
Aksi hapus tidak tersedia
Aksi hapus tidak tersedia
- Tidak memiliki permission untuk menghapus role
- Role dilindungi oleh sistem (protected role)
- Gunakan akun dengan akses lebih tinggi (misalnya Admin)
- Periksa kebijakan sistem terkait role yang tidak bisa dimodifikasi
Role tidak muncul dalam daftar
Role tidak muncul dalam daftar
- Data belum ter-refresh
- Role sudah dihapus sebelumnya
- Refresh halaman
- Periksa kembali dengan filter atau pencarian
Terjadi kesalahan saat konfirmasi hapus
Terjadi kesalahan saat konfirmasi hapus
- Gangguan koneksi
- Validasi sistem gagal
- Coba ulangi proses beberapa saat kemudian
- Pastikan koneksi stabil
6. App Dashboard - Kalibrasi Sensor
Pengertian & Konsep Dasar
Mengapa kalibrasi diperlukan?
Mengapa kalibrasi diperlukan?
Metode kalibrasi apa saja yang didukung?
Metode kalibrasi apa saja yang didukung?
Bagaimana dataset digunakan dalam kalibrasi?
Bagaimana dataset digunakan dalam kalibrasi?
DATASET("slug_dataset", nilai_input, "kolom_output").Penting:- Kolom pertama dataset adalah kolom referensi (input)
- Baris pertama harus berisi header
- Nilai input harus berada dalam range dataset
- Dataset hanya berlaku untuk data baru setelah konfigurasi disimpan
Apa itu virtual sensor dan bagaimana cara membuatnya?
Apa itu virtual sensor dan bagaimana cara membuatnya?
- Virtual sensor tidak bisa digunakan kembali sebagai referensi untuk kalibrasi sensor lain
- Hasil kalibrasi hanya berlaku untuk data baru, bukan data historis
Konfigurasi Rumus Kalibrasi
Hasil kalibrasi tidak berubah setelah disimpan
Hasil kalibrasi tidak berubah setelah disimpan
- Kalibrasi hanya berlaku untuk data baru, bukan data historis
- Tidak ada data baru yang masuk setelah kalibrasi disimpan
- Rumus tidak valid sehingga tidak dieksekusi
- Pastikan device mengirim data terbaru
- Cek timestamp data terakhir
- Periksa kembali rumus (hindari typo atau format salah)
Nilai hasil kalibrasi menjadi 0 atau null
Nilai hasil kalibrasi menjadi 0 atau null
- Rumus menghasilkan nilai tidak valid (misalnya pembagian dengan 0)
- Referensi parameter
[parameter]tidak ditemukan - Dataset tidak mengembalikan nilai (lookup gagal)
- Validasi rumus secara manual
- Pastikan ID sensor atau parameter benar
- Pastikan dataset memiliki range nilai yang sesuai dengan input
Muncul error saat input rumus kalibrasi
Muncul error saat input rumus kalibrasi
- Salah syntax (contoh:
x +tanpa nilai lanjutan) - Salah operator (misalnya
^seharusnya**) - Fungsi tidak didukung atau salah format
- Gunakan operator yang didukung:
+ - * / ** - Pastikan semua tanda kurung seimbang
- Gunakan fungsi sesuai dokumentasi (contoh:
sqrt(x))
Parameter lain tidak bisa dipanggil dengan [parameter]
Parameter lain tidak bisa dipanggil dengan [parameter]
- ID sensor salah atau tidak ada di device yang sama
- Penulisan tidak sesuai format (
[id_sensor]) - Sensor belum memiliki data
- Pastikan ID sensor benar (case-sensitive)
- Gunakan fitur
=untuk memilih parameter secara otomatis - Pastikan sensor referensi aktif dan mengirim data
Hasil kalibrasi terlihat tidak masuk akal (terlalu besar/kecil)
Hasil kalibrasi terlihat tidak masuk akal (terlalu besar/kecil)
- Salah konversi unit (misalnya cm ke m)
- Kesalahan urutan operasi dalam rumus
- Referensi parameter yang tidak sesuai
- Validasi dengan perhitungan manual
- Cek kembali unit sebelum dan sesudah kalibrasi
- Gunakan nilai sample untuk testing
Kenapa perubahan units tidak berpengaruh pada nilai?
Kenapa perubahan units tidak berpengaruh pada nilai?
- Ubah rumus kalibrasi sesuai unit baru
- Contoh: cm → m harus menggunakan
x/100, lalu update unit menjadi meter
Bagaimana cara memastikan rumus kalibrasi sudah benar?
Bagaimana cara memastikan rumus kalibrasi sudah benar?
- Uji dengan sample data manual
- Gunakan nilai sederhana terlebih dahulu (misal
x/100) - Bandingkan hasil dengan perhitungan di luar sistem
- Bangun rumus secara bertahap, hindari langsung menggunakan rumus kompleks
Virtual Parameter (Sensor Turunan)
Sensor turunan (virtual parameter) tidak muncul di sistem
Sensor turunan (virtual parameter) tidak muncul di sistem
- Kalibrasi belum disimpan
- Parameter tidak digunakan di dashboard
- Tidak ada data masuk
- Klik Simpan setelah input rumus
- Pastikan parameter digunakan di tampilan
- Tunggu data baru masuk
Apakah virtual sensor dapat digunakan sebagai faktor kalibrasi?
Apakah virtual sensor dapat digunakan sebagai faktor kalibrasi?
- Hindari menggunakan parameter turunan sebagai faktor kalibrasi
- Lakukan kalibrasi yang sama untuk mendapat nilai dari parameter turunan, kemudian kalibrasikan perhitungan tersebut
Grafik dan dashboard tidak sesuai dengan raw data
Grafik dan dashboard tidak sesuai dengan raw data
- Bandingkan raw vs sintetik melalui fitur unduh data untuk validasi
- Pastikan rumus kalibrasi sudah benar
7. App Dashboard - Dataset
Format & Struktur File
Apakah format file dataset harus CSV?
Apakah format file dataset harus CSV?
- Pastikan file berekstensi
.csv - Jika dari Excel, gunakan Export → CSV
Apakah baris pertama harus header?
Apakah baris pertama harus header?
DATASET().Contoh yang benar:Apakah kolom pertama wajib sebagai referensi?
Apakah kolom pertama wajib sebagai referensi?
Apakah nilai pada kolom referensi harus berurutan?
Apakah nilai pada kolom referensi harus berurutan?
- Urutkan data secara konsisten (ascending atau descending)
Apakah boleh ada nilai duplikat pada kolom referensi?
Apakah boleh ada nilai duplikat pada kolom referensi?
- Pastikan setiap nilai referensi unik
Apakah satu dataset bisa memiliki banyak kolom output?
Apakah satu dataset bisa memiliki banyak kolom output?
DATASET("slug", x, "area")DATASET("slug", x, "volume")
Apakah dataset mendukung interpolasi otomatis?
Apakah dataset mendukung interpolasi otomatis?
- Gunakan interval data yang lebih rapat
- Tambahkan nilai di antara (intermediate values) jika diperlukan
Apakah perubahan dataset mempengaruhi data lama?
Apakah perubahan dataset mempengaruhi data lama?
Troubleshooting Dataset
Dataset tidak terbaca setelah upload
Dataset tidak terbaca setelah upload
- Format file bukan CSV
- Tidak ada header di baris pertama
- Struktur kolom tidak sesuai
- File corrupt atau encoding tidak valid
- Pastikan format CSV valid dengan delimiter koma (
,) - Gunakan encoding UTF-8
- Pastikan file dapat dibuka di editor teks
Upload dataset gagal atau error
Upload dataset gagal atau error
- File terlalu besar
- Header kosong atau duplikat
- Encoding tidak standar (bukan UTF-8)
- Gunakan CSV dengan encoding UTF-8
- Pastikan header unik dan tidak kosong
- Periksa batas ukuran file yang diizinkan
Hasil DATASET() kosong atau null
Hasil DATASET() kosong atau null
- Nilai input tidak ditemukan dalam kolom referensi
- Slug dataset salah
- Nama kolom output tidak sesuai header
- Pastikan nilai input berada dalam range dataset
- Periksa slug dataset
- Gunakan nama kolom output sesuai header (case-sensitive)
Checklist sebelum menggunakan dataset
Checklist sebelum menggunakan dataset
- Kolom pertama = referensi (input)
- Baris pertama = header
- Tidak ada nilai kosong di kolom referensi
- Range data mencakup nilai sensor
- Tidak ada duplikasi nilai referensi
- Uji dengan beberapa nilai sample dan bandingkan hasil manual dengan hasil sistem
8. Status Perangkat (Device Status)
Logika Penentuan Status
Bagaimana sistem menentukan status device?
Bagaimana sistem menentukan status device?
- Maintenance — jika device sedang ditandai maintenance oleh admin, status tetap maintenance meskipun device tidak mengirim data.
- Offline — jika tidak ada data masuk selama 24 jam atau lebih, status berubah menjadi offline.
- Delay — jika data masih masuk tetapi terlambat dari jadwal normal (selisih waktu > 3x interval pengiriman), status menjadi delay.
- Online — jika tidak ada kondisi di atas, device dianggap online.
Apa itu Warning Detection?
Apa itu Warning Detection?
- ARR (Automatic Rainfall Recorder): intensitas curah hujan per jam dan akumulasi harian
- AWLR (Automatic Water Level Recorder): tinggi muka air dengan pola naik atau turun
- WQMS (Water Quality Monitoring System): kualitas air per parameter
- AQMS (Air Quality Monitoring System): kualitas udara berdasarkan standar ISPU
Bagaimana cara mengatur level status untuk device?
Bagaimana cara mengatur level status untuk device?
- Nama level (misalnya: Normal, Waspada, Siaga, Awas)
- Warna badge untuk setiap level
- Range nilai (Dari dan Sampai) untuk setiap level
- Aktifkan Limit pada level ekstrem untuk menangani nilai di luar batas normal
Mengapa peringatan warning tidak muncul meski device sudah offline?
Mengapa peringatan warning tidak muncul meski device sudah offline?
- Pastikan threshold sudah dikonfigurasi di menu Pengaturan Level Status
- Untuk notifikasi offline, pastikan izin notifikasi aplikasi sudah aktif di ponsel
🔴 Device Offline
🔴 Device Offline
Kemungkinan Penyebab
- Device mati atau kehabisan daya
- Gangguan jaringan
- SIM card tidak aktif
- Modem bermasalah
Langkah Pengecekan
- Pastikan device dalam kondisi menyala
- Periksa sumber daya / baterai
- Verifikasi koneksi internet
- Cek kualitas sinyal modem
- Restart device apabila diperlukan
Jika device tetap offline lebih dari 24 jam, lakukan pengecekan lapangan.
🟡 Device Delay
🟡 Device Delay
⚪ Device Maintenance
⚪ Device Maintenance
Rekomendasi
- Dokumentasikan aktivitas maintenance
- Nonaktifkan alarm sementara jika diperlukan
- Pastikan status dikembalikan setelah maintenance selesai
9. Mobile Apps - Pertanyaan Umum
Login & Autentikasi
Apa perbedaan login dengan Key dan tanpa Key?
Apa perbedaan login dengan Key dan tanpa Key?
- Login dengan Key -> masukkan key yang diberikan tim Mertani, lalu lanjutkan dengan username dan password.
- Login tanpa Key -> klik tombol Lewati pada layar awal, lalu masukkan username dan password langsung.
Di mana saya bisa mendapatkan key untuk login on-premise?
Di mana saya bisa mendapatkan key untuk login on-premise?
Apakah satu akun bisa digunakan di beberapa perangkat sekaligus?
Apakah satu akun bisa digunakan di beberapa perangkat sekaligus?
Beranda & Peta Kontrol
Apa yang ditampilkan di halaman beranda aplikasi?
Apa yang ditampilkan di halaman beranda aplikasi?
- Titik lokasi setiap device beserta status operasionalnya
- Ringkasan data sensor terkini (last update) saat titik device diketuk
- Tabel pemantauan semua perangkat
- Filter layer untuk menyaring tampilan berdasarkan kelompok device
Apa saja jenis notifikasi yang tersedia di aplikasi?
Apa saja jenis notifikasi yang tersedia di aplikasi?
- Status Device -> pemberitahuan saat device berubah status (online, offline, delay)
- Warning Detection -> peringatan ketika nilai sensor melampaui batas ambang yang telah dikonfigurasi
- Berita & Artikel -> informasi dan artikel terbaru dari tim Mertani
Device & Sensor
Bagaimana cara memantau data sensor secara real-time dari aplikasi?
Bagaimana cara memantau data sensor secara real-time dari aplikasi?
- Buka menu Device → ketuk kartu device
- Tampilan awal menampilkan kartu last update setiap sensor
- Ketuk sensor yang ingin dipantau
- Data hari ini ditampilkan secara default dalam grafik dan tabel
- Gunakan filter rentang waktu untuk melihat data historis
Bagaimana cara membandingkan data dari dua device berbeda?
Bagaimana cara membandingkan data dari dua device berbeda?
- Di halaman Device, ketuk menu Bandingkan
- Ketuk tombol [+] untuk menambahkan device
- Pilih device dan sensor yang ingin dibandingkan
- Ketuk Pilih -> data ditampilkan dalam grafik dan tabel berdampingan
- Atur rentang waktu dan grouping sesuai kebutuhan
Informasi apa saja yang bisa diedit pada device melalui aplikasi?
Informasi apa saja yang bisa diedit pada device melalui aplikasi?
- Nama device
- Tipe device
- Spesifikasi
- Deskripsi
Informasi apa saja yang bisa diedit pada sensor melalui aplikasi?
Informasi apa saja yang bisa diedit pada sensor melalui aplikasi?
- Nama sensor
- Tipe sensor
- Satuan pengukuran
- Jumlah angka di belakang koma (presisi desimal)
- Deskripsi sensor
Bagaimana cara menambahkan foto dokumentasi lokasi perangkat?
Bagaimana cara menambahkan foto dokumentasi lokasi perangkat?
- Buka halaman Detail Device (ketuk device → ketuk ikon panah ← di samping nama device)
- Gulir ke bagian Dokumentasi Foto
- Ketuk Tambah Gambar → pilih dari galeri atau ambil foto baru
- Ketuk Upload → Simpan
Monitoring & Data
Apa perbedaan Realtime dan Live Stream di aplikasi?
Apa perbedaan Realtime dan Live Stream di aplikasi?
Bagaimana cara mengunduh data dari dashboard?
Bagaimana cara mengunduh data dari dashboard?
- Export Data menyertakan kolom Raw dan Synthetic untuk setiap sensor
- Laporan Pemantauan hanya menggunakan Synthetic Data (hasil kalibrasi)
- Gunakan grouping yang sesuai dengan rentang waktu untuk hasil yang optimal
Bagaimana cara membandingkan data dari beberapa device?
Bagaimana cara membandingkan data dari beberapa device?
- Buka menu Manajemen Device, lalu klik Komparasi
- Klik + untuk menambahkan device (maksimal 5 device)
- Pilih sensor yang ingin dibandingkan per device
- Atur rentang waktu dan grouping data
- Lihat hasilnya dalam format grafik atau tabel
- Fokus pada sensor yang relevan agar grafik tetap mudah dibaca
- Sesuaikan grouping dengan rentang waktu (gunakan Per Hari untuk data 1 bulan)
- Gunakan tombol Unduh untuk mengekspor hasil komparasi ke format Excel
Unduh & Export Data
Apa perbedaan Export Data, Unduh Laporan, dan Unduh Data Manual?
Apa perbedaan Export Data, Unduh Laporan, dan Unduh Data Manual?
Parameter apa saja yang tersedia untuk Unduh Laporan Pemantauan?
Parameter apa saja yang tersedia untuk Unduh Laporan Pemantauan?
Apakah fitur Unduh Data Manual via Bluetooth tersedia di iOS?
Apakah fitur Unduh Data Manual via Bluetooth tersedia di iOS?
Setelah mengunduh data via Bluetooth, bagaimana cara mengunggahnya ke sistem?
Setelah mengunduh data via Bluetooth, bagaimana cara mengunggahnya ke sistem?
- Pastikan ponsel sudah mendapatkan jaringan internet
- Buka menu Unduh Data by Bluetooth
- Pilih tab Hasil Unduhan
- Pilih data yang ingin diunggah → ketuk Unggah Data
- Tunggu hingga proses selesai
- Verifikasi data di halaman Detail Monitoring
Pengaturan Aplikasi
Apakah mengubah profil pengguna mempengaruhi akun pengguna lain di instansi?
Apakah mengubah profil pengguna mempengaruhi akun pengguna lain di instansi?
Siapa yang bisa mengubah data instansi?
Siapa yang bisa mengubah data instansi?
10. Mobile Apps - Troubleshooting
Login & Akses Aplikasi
Tidak bisa login - muncul pesan error
Tidak bisa login - muncul pesan error
- Username atau password salah
- Key tidak valid (untuk pengguna on-premise)
- Koneksi internet tidak stabil
- Akun belum diaktivasi Solusi:
- Periksa kembali username dan password (perhatikan huruf kapital)
- Untuk login dengan key, pastikan key yang dimasukkan sesuai dengan yang diberikan tim Mertani
- Pastikan koneksi internet aktif sebelum login
- Jika akun baru, pastikan sudah membuka link undangan dari email
- Gunakan fitur Lupa Kata Sandi jika tidak ingat password
Tombol Lewati tidak muncul di halaman login
Tombol Lewati tidak muncul di halaman login
- Versi aplikasi belum diperbarui
- Cache aplikasi bermasalah Solusi:
- Perbarui aplikasi ke versi terbaru melalui Play Store atau App Store
- Coba hapus cache aplikasi melalui pengaturan ponsel, lalu buka kembali
- Uninstall dan install ulang aplikasi jika masalah berlanjut
Aplikasi tiba-tiba keluar sendiri (force close) saat dibuka
Aplikasi tiba-tiba keluar sendiri (force close) saat dibuka
- Versi aplikasi tidak kompatibel dengan OS ponsel
- Memori ponsel penuh
- Data cache aplikasi corrupt Solusi:
- Perbarui aplikasi ke versi terbaru
- Kosongkan ruang penyimpanan ponsel
- Hapus cache aplikasi melalui Pengaturan → Aplikasi → Mertani → Hapus Cache
- Restart ponsel, lalu buka kembali aplikasi
Setelah update aplikasi, harus login ulang
Setelah update aplikasi, harus login ulang
Peta & Beranda
Peta tidak menampilkan titik device sama sekali
Peta tidak menampilkan titik device sama sekali
- Koneksi internet tidak stabil saat memuat peta
- Akun tidak memiliki akses ke device manapun
- Data lokasi device belum dikonfigurasi (koordinat GPS kosong) Solusi:
- Pastikan koneksi internet aktif dan stabil
- Tutup dan buka kembali aplikasi untuk memuat ulang peta
- Periksa apakah akun Anda memiliki akses device, hubungi administrator instansi jika perlu
- Pastikan device sudah memiliki data koordinat GPS yang valid di sistem
Titik device di peta tidak sesuai lokasi sebenarnya
Titik device di peta tidak sesuai lokasi sebenarnya
- Koordinat GPS device salah saat konfigurasi awal
- Data lokasi belum diperbarui setelah device dipindah Solusi:
- Perbarui koordinat device melalui menu Edit Device di dashboard web
- Pastikan format koordinat sudah benar (latitude, longitude dalam desimal)
Notifikasi tidak muncul meski device sudah offline
Notifikasi tidak muncul meski device sudah offline
- Izin notifikasi aplikasi belum diaktifkan di ponsel
- Device baru saja berubah status (sistem membutuhkan beberapa saat untuk memproses)
- Threshold warning belum dikonfigurasi Solusi:
- Periksa izin notifikasi: Pengaturan Ponsel → Aplikasi → Mertani → Notifikasi → Aktifkan
- Pastikan mode Do Not Disturb tidak aktif
- Untuk warning detection, pastikan threshold sudah dikonfigurasi di menu Pengaturan Level Status pada dashboard
Monitoring Data Sensor
Data sensor tidak muncul di halaman Detail Monitoring
Data sensor tidak muncul di halaman Detail Monitoring
- Device belum pernah mengirim data
- Rentang waktu filter tidak mencakup data yang ada
- Koneksi internet terputus saat memuat data Solusi:
- Pastikan device aktif dan sudah pernah mengirim data ke server
- Ubah filter rentang waktu, coba pilih rentang yang lebih lebar
- Periksa koneksi internet, lalu tarik ke bawah (pull to refresh) untuk memuat ulang
- Cek status device di halaman Beranda. Jika offline, data mungkin memang belum masuk
Realtime tidak memperbarui data meski device sudah online
Realtime tidak memperbarui data meski device sudah online
- Toggle Realtime belum diaktifkan di halaman Detail Pemantauan
- Interval pengiriman device cukup panjang (misalnya 1 jam), sehingga update tidak langsung terlihat
- Koneksi internet tidak stabil Solusi:
- Pastikan toggle Realtime di pojok kanan atas halaman sudah aktif
- Perhatikan interval pengiriman device. Jika interval 1 jam, grafik baru diperbarui setiap 1 jam
- Refresh halaman atau tarik ke bawah untuk memuat ulang data
Grafik sensor tampil kosong padahal device online
Grafik sensor tampil kosong padahal device online
- Filter tanggal/waktu yang dipilih tidak memiliki data
- Sensor baru saja ditambahkan dan belum ada data historis Solusi:
- Coba ubah filter ke Hari Ini sebagai default awal
- Jika sensor baru, tunggu minimal satu siklus pengiriman data
- Lakukan pull to refresh di halaman untuk memuat ulang data
Nilai data sensor terlihat tidak wajar (terlalu besar, terlalu kecil, atau nol)
Nilai data sensor terlihat tidak wajar (terlalu besar, terlalu kecil, atau nol)
- Sensor memerlukan kalibrasi
- Rumus kalibrasi yang terkonfigurasi tidak tepat
- Sensor rusak atau tidak terpasang dengan benar di lapangan Solusi:
- Lakukan kalibrasi sensor melalui menu Kalibrasi Sensor (tekan tahan kartu sensor → pilih Kalibrasi Sensor)
- Periksa konfigurasi rumus kalibrasi di dashboard, lihat Kalibrasi Sensor
- Jika masalah berlanjut, lakukan pengecekan fisik perangkat di lapangan
Unduh Data & Bluetooth
Export data gagal atau file tidak tersimpan
Export data gagal atau file tidak tersimpan
- Koneksi internet terputus saat proses unduh
- Tidak ada data pada rentang waktu yang dipilih
- Penyimpanan ponsel penuh Solusi:
- Pastikan koneksi internet stabil selama proses unduh berlangsung
- Verifikasi bahwa rentang waktu yang dipilih memiliki data (cek terlebih dahulu di Detail Monitoring)
- Kosongkan ruang penyimpanan ponsel, lalu coba unduh kembali
Bluetooth tidak bisa terhubung ke device IoT
Bluetooth tidak bisa terhubung ke device IoT
- Bluetooth ponsel belum diaktifkan
- Device IoT belum diaktifkan dalam mode Bluetooth
- Jarak antara ponsel dan device terlalu jauh
- Device IoT tidak terdeteksi karena sudah terhubung ke perangkat lain Solusi:
- Aktifkan Bluetooth di ponsel dan pastikan izin lokasi juga diberikan ke aplikasi (diperlukan untuk scan Bluetooth di Android)
- Pastikan device IoT sudah dalam mode Bluetooth aktif sesuai prosedur dari teknisi
- Dekatkan ponsel ke device IoT (jarak ideal < 10 meter tanpa halangan)
- Jika device terhubung ke ponsel lain, putuskan koneksi tersebut terlebih dahulu
Password Bluetooth device ditolak
Password Bluetooth device ditolak
- Password yang dimasukkan salah
- Device pernah di-reset sehingga password kembali ke default Solusi:
- Periksa password Bluetooth default pada dokumentasi perangkat atau hubungi teknisi yang menginstal device tersebut
- Jika device pernah di-reset, gunakan password default pabrik
Proses unduh via Bluetooth sangat lama atau terhenti di tengah
Proses unduh via Bluetooth sangat lama atau terhenti di tengah
- Volume data yang tersimpan di device sangat besar (device lama tidak dikunjungi)
- Sinyal Bluetooth tidak stabil karena jarak atau interferensi
- Baterai ponsel hampir habis Solusi:
- Pastikan ponsel berada dalam jangkauan dekat device selama proses unduh berlangsung
- Hindari menggunakan aplikasi lain yang berat selama proses berlangsung
- Pastikan baterai ponsel cukup (minimal 30%) sebelum memulai unduh
- Jika terhenti, coba putuskan koneksi Bluetooth → hubungkan kembali → ulangi proses unduh
Data hasil unduh Bluetooth tidak muncul setelah diunggah
Data hasil unduh Bluetooth tidak muncul setelah diunggah
- Koneksi internet tidak stabil saat proses unggah
- Data sudah ada di server (duplikat) sehingga tidak ditampilkan ulang
- Rentang waktu filter di Detail Monitoring tidak mencakup periode data yang diunggah Solusi:
- Pastikan koneksi internet stabil saat mengunggah data
- Setelah unggah berhasil, buka halaman Detail Monitoring dan sesuaikan filter waktu ke periode data yang baru diunggah
- Lakukan pull to refresh untuk memuat ulang tampilan data
Device & Sensor
Perubahan nama device atau sensor tidak tersimpan
Perubahan nama device atau sensor tidak tersimpan
- Koneksi internet terputus saat menekan Simpan
- Field wajib tidak terisi
- Sesi login sudah kadaluarsa Solusi:
- Pastikan koneksi internet aktif, lalu tekan Simpan kembali
- Pastikan semua field yang wajib diisi sudah terisi
- Logout dan login kembali jika sesi sudah expired, lalu ulangi perubahan
Kalibrasi sensor sudah disimpan tapi nilai data tidak berubah
Kalibrasi sensor sudah disimpan tapi nilai data tidak berubah
- Tunggu hingga device mengirim data berikutnya sesuai interval pengirimannya
- Periksa timestamp data terbaru di Detail Monitoring. Jika sudah lebih baru dari waktu kalibrasi disimpan, nilai baru seharusnya sudah berlaku
Fitur tertentu tidak tersedia atau tombol tidak bisa diklik
Fitur tertentu tidak tersedia atau tombol tidak bisa diklik
- Akun tidak memiliki permission yang cukup untuk fitur tersebut
- Role yang ditetapkan untuk akun Anda membatasi akses ke fitur tertentu Solusi:
- Hubungi administrator instansi Anda untuk memeriksa dan menyesuaikan permission akun
- Lihat dokumentasi Permission System untuk memahami sistem hak akses Mertani
Pengaturan
Foto profil atau logo instansi gagal diunggah
Foto profil atau logo instansi gagal diunggah
- Ukuran file foto terlalu besar
- Format file tidak didukung
- Koneksi internet tidak stabil saat unggah Solusi:
- Kompres ukuran foto sebelum mengunggah (disarankan di bawah 2MB)
- Gunakan format gambar yang umum: JPG atau PNG
- Pastikan koneksi internet stabil, lalu coba unggah kembali
Gagal mengubah kata sandi - muncul pesan error
Gagal mengubah kata sandi - muncul pesan error
- Kata sandi lama yang dimasukkan salah
- Kata sandi baru tidak memenuhi syarat minimum (panjang/format)
- Konfirmasi kata sandi baru tidak cocok Solusi:
- Pastikan kata sandi lama dimasukkan dengan benar (perhatikan huruf kapital dan karakter khusus)
- Gunakan kata sandi baru minimal 8 karakter dengan kombinasi huruf dan angka
- Pastikan kolom konfirmasi kata sandi baru diisi identik dengan kolom kata sandi baru