Dengan fitur ini, sistem dapat memastikan bahwa pengguna hanya melihat dan berinteraksi dengan device yang relevan dengan tanggung jawabnya.
Use Case
Contoh: dari 10 device yang tersedia dalam satu instansi, seorang user hanya diperbolehkan melihat dan mengelola 1 device tertentu sesuai area tugasnya.
Konsep Akses Device
Sistem menggunakan pendekatan pembatasan berbasis daftar:- Allow List (Whitelist) → hanya device yang dipilih yang dapat diakses
- Device yang tidak termasuk dalam daftar akan otomatis disembunyikan
- Akses bersifat eksplisit (harus dipilih satu per satu)
Behavior Sistem
Saat pembatasan akses diterapkan, sistem akan berperilaku sebagai berikut:- Jika tidak ada device yang dipilih → user tidak dapat mengakses device apapun
- Filtering berlaku secara global di seluruh modul:
- Map View
- List Device
- Dashboard Analytics
- Tidak mengubah role atau permission utama (hanya membatasi scope data)
- Berlaku secara real-time setelah disimpan
Akses device bersifat restriktif. Pastikan minimal 1 device dipilih agar pengguna tetap dapat bekerja.
Prasyarat
Sebelum membatasi akses device:- Device sudah terdaftar dalam sistem
- Pengguna sudah memiliki role
- Anda memiliki akses untuk mengelola pengguna
Langkah Pembatasan Akses
Search User
Gunakan fitur pencarian atau filter untuk menemukan pengguna yang ingin dibatasi aksesnya
Dampak Pembatasan
Setelah akses device dibatasi:- Pengguna hanya dapat melihat device yang dipilih
- Data dari device lain tidak akan muncul sama sekali
- Dashboard menjadi lebih fokus dan relevan
- Risiko akses data yang tidak perlu dapat dikurangi
Best Practice
Untuk implementasi yang optimal:- Selalu berikan minimal 1 device
- Gunakan pembatasan untuk user lapangan atau operator spesifik
- Kombinasikan dengan role untuk kontrol akses yang lebih kuat
- Lakukan pengecekan ulang sebelum menyimpan
Note
- Pembatasan akses device tidak menggantikan sistem role
- Fitur ini hanya mengontrol scope data, bukan aksi
- Sangat direkomendasikan untuk organisasi dengan banyak device dan user